021 – 570 2270 info@sahidtour.com

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.

Already a member?

Login
021 – 570 2270 info@sahidtour.com

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.

Already a member?

Login

Vaksin Meningitis Diberikan Usai Pelunasan BPIH

Petugas Dinas Kesehatan Kota Blitar menunjukkan vaksin meningitis untuk calon haji di Kota Blitar, Jawa Timur, Selasa (4/8).
IHRAM.CO.ID, MATARAM — Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram H Usman Hadi mengatakan pemberian vaksin meningitis dan influenza bagi jamaah calon haji akan diberikan setelah proses pelunasan biaya penyelenggaran ibadah haji (BPIH).

“Bukti pelunasan BPIH menjadi dasar kami memberikan suntikan dua vaksin wajib bagi jamaah calon haji,” katanya kepada wartawan di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (23/4).

Menurutnya, baik vaksin meningitis maupun influenza saat ini sudah ada dan tinggal didistribusikan ke 11 Puskesmas yang menjadi tempat pelayanan pemberian imunisasi jamaah. “Pemberian dua vaksin ini bertujuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh bagi jamaah agar tidak cepat terserang penyakit berbahaya karena jamaah akan berinteraksi dengan jamaah dari berbagai negara,” katanya.

Pemberian vaksin influenza kepada jamaah calon haji merupakan program pemerintah kota yang diberikan secara gratis kepada calon haji setiap tahun untuk mengantisipasi berbagai penyakit menular. Untuk pemberian vaksin influenza bagi jamaah dari luar kota, dia tidak mengetahui apakah diberikan gratis atau tidak.

Tetapi, jika jamaah ingin mendapatkan vaksin influenza secara mandiri mereka membayar sekitar Rp 200 ribu hingga Rp 250 ribu per sekali suntik. “Vaksin influenza memang baik diberikan lebih awal agar bisa segera membentuk antibodi untuk kekebalan dan daya tahan tubuh. Kami targetkan pertengahan April atau paling lambat Mei calon haji sudah mulai divaksin,” katanya.

Untuk pengadaan vaksin influenza itu, pemerintah kota menyiapkan anggaran sekitar Rp 110 juta bersumber dari APBD pemerintah setempat. “Anggaran pengadaan vaksin influenza tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sekitar Rp 90 juta-100 juta karena jumlah jamaah calon haji tahun ini juga bertambah yakni mencapai 773 orang,” katanya.

Redaktur : Ani Nursalikah
Sumber : Antara